Pasangan Kriminal Legendaris; Bonnie dan Clyde

kisah tragis, romance, sejarah, situs bersejarah dunia, tokoh sejarah, vintage

Pasangan kriminal legendaris ini identik dengan uang, pistol, cerutu, shot gun, cinta, juga kematian yang tragis. Selama 4 tahun sejak 1931 Bonnie dan Clyde menjadi buronan mereka merampok sekian bank dan mencuri beberapa mobil dalam pelarian mereka. Salah satu kriminal sensasional paling terkenal hingga masa Osama bin Laden.

Clyde awalnya hanyalah putra seorang petani miskin yang lalu pindah ke Dallas, Amerika Serikat. Di sana Clyde muda mulai terbiasa merampok toko-toko dan mencuri mobil hingga dia akhirnya dipenjara di Eastham Prison Farm pada 1930 (saat itu dia hanya seorang pemuda berusia 21 tahun). Di penjara tersebut Clyde dikatakan sempat mengalami perkosaan oleh tahanan lain hingga beberapa kali. Dengan sebuah pipa Clyde lalu menghantam tengkorak Ed Crowder, pelaku pelecehan seksual atas dirinya. Itu adalah pembunuhan pertama yang pernah dilakukan Clyde.

bonnie-clyde

Clyde (pria) Bonnie (wanita)

Dua tahun kemudian, pada 1932, Clyde dibebaskan dari penjara sebagai seorang pria yang berbeda. Saudara perempuannya mengatakan bahwa Clyde bukan lagi orang yang sama dengan Clyde sebelum dipenjara; bahwa sesuatu yang mengerikan telah mengubah saudaranya itu.

Pasca menjalani waktu hukuman di penjara Eastham, Clyde lebih memilih pekerjaan-pekerjaan kecil, merampok toko grosir dan pompa bensin bersama beberapa teman. Menurut seorang rekannya, tujuan hidup Clyde bukanlah untuk mendapatkan kekayaan ataupun ketenaran, namun untuk membalas dendam pada sistem penjara Texas akibat kekerasan yang dialaminya semasa dipenjara.

Clyde bertemu Bonnie beberapa bulan sebelum dia dipenjara. Para sejarawan percaya mereka jatuh cinta pada pertemuan pertama mereka pada Januari 1930; bahwa Bonnie bergabung dengan geng Clyde sebab cintanya pada pria itu. Meski tergabung dengan geng Clyde, hingga saat ini tak pernah ada sumber yang menyatakan Bonnie ikut mengangkat senjata dalam tembak menembak dengan penegak hukum. Hingga Februari 1933 total korban meninggal akibat geng Clyde mencapai 5 orang.

Bersama kakak kandung Clyde, Buck dan istrinya Blanche (yang awalnya berusaha membujuk Clyde dan rekan-rekannya untuk menyerahkan diri) serta anggota geng Clyde, pada suatu hari di Maret 1933 di sebuah tempat sewaan, satu tim patroli polisi menyergap mereka tanpa mengetahui bahwa mereka adalah buronan berbahaya (mereka menyangka mereka hanyalah penyelundup alkohol biasa). Baku tembak lalu terjadi, dan dilaporkan bahwa Clyde tetap tenang di bawah berondongan senjata. Mereka berhasil membunuh seorang detektif dan melukai seorang petugas secara fatal. Dalam serangan itulah Bonnie ikut menembakkan senjata sebagai cover bagi rekan-rekannya. Mereka lalu berhasil melarikan diri dengan mobil.

Bonnieclyde ParkerCigar1933

Foto Bonnie yang controversial, lengkap dengan revolver dan cerutu

Beberapa barang pribadi milik mereka ditemukan polisi di rumah itu, termasuk sebuah puisi karangan Bonnie dan sebuah kamera beserta beberapa gulung film yang belum dicuci. Film-film tersebut lalu dicuci dan menjadi konsumsi publik yang populer.

Selama beberapa bulan kemudian mereka berkeliling Texas dan tetap merampok bank dan mencuri mobil hingga menyandera beberapa orang. Mereka biasanya meninggalkan sandera jauh dari rumah dan meninggalkan sejumlah uang agar mereka dapat pulang.

Geng Barrow (nama keluarga Clyde dan Buck) tidak ragu menembak orang-orang yang menghalangi jalan mereka, baik sipil maupun petugas. Hal inilah yang meningkatkan amarah publik terhadap mereka.

Pada masa-masa inilah pelarian mereka makin sulit. Seorang anggota geng meninggalkan mereka, kaki Bonnie terluka parah, hingga akhirnya kakak lelaki Clyde meninggal dan istrinya tertangkap. Mereka nyaris tertangkap suatu kali, namun Clyde menyadari perangkap tersebut dan berhasil kabur.

Bonnie-and-Clyde-2

Mereka berdua saling mencintai dan meminta saat mati nanti agar dikuburkan berdampingan

Pada Januari 1934 Clyde mengatur pembobolan sejumlah rekannya dari penjara Eastham. Serangan yang berani ini membawa kesan negatif bagi Texas, sementara para sejarawan yakin bahwa pada akhirnya tujuan Clyde atas balas dendamnya terpenuhi. Dalam pembobolan itu, petugas Crowson tertembak. Menjelang kematiannya, rekan Crowson, Simmons, bersumpah bahwa setiap orang yang terlibat dalam pembobolan itu akan diburu dan akan dibunuuh. Pada akhirnya, semua orang yang terlibat benar-benar terbunuh selain Methvin (salah seorang napi yang dibebaskan Clyde dari penjara), yang menyerahkan Bonnie dan Clyde pada pihak berwenang.

Kemudian dibentuklah sebuah tim sheriff yang bertujuan khusus untuk mengambil nyawa Bonnie, Clyde dan rekan-rekan mereka. Tim tersebut berisi petugas-petugas senior dan seorang sheriff veteran.

Sementara itu, Clyde, Bonnie dan Methvin terlibat baku tembak di sebuah jalan layang di Grapevine dan menewaskan dua orang petugas. Banyak cerita buruk yang tak benar beredar tentang mereka –khususnya Bonnie- mengenai kejadian ini, memperburuk pandangan publik terhadap mereka. Terlebih lagi, tunangan seorang dari petugas yang terbunuh itu terpaksa mengenakan gaun pengantin yang belum dikenakan ke pemakaman sang petugas.

bonnie clyde bar

M1918 Browning Automatic Rifle atau BAR rifle, senjata favorit Clyde

Seorang petinggi patroli jalan layang menawarkan 1,000 dolar US bagi mayat-mayat para ‘pembantai Grapevine’, bukan hanya mereka, tapi mayatnya. Dan karena berita-berita simpang siur, ini kali pertama Bonnie juga dianggap seorang pembunuh. Hingga kini tak ada bukti pasti bahwa tembakan Bonnie pernah mengenai seorang pun, namun dapat dipastikan bahwa dia turut membantu tindakan kriminal rekan-rekannya.

Para penyidik lalu mendekati Methvin melalui keluarganya dan manawarkan perjanjian; keselamatannya ditukar dengan nyawa kedua rekannya, Bonnie dan Clyde. Lalu, pagi hari pada 23 Mei 1934, tim pengejar tersebut telah menunggu di sisi jalan di balik semak-semak, sementara mobil Ford curian yang dikendarai Clyde dan Bonnie melaju mendekat. Para petugas lalu segera memberondong mobil itu dengan senjata. Dilaporkan Bonnie sempat menjerit begitu sadar bahwa Clyde telah meninggal akibat sebuah tembakan di kepala sebelum akhirnya dia terbunuh. Enam orang yang menyergap mereka awalnya menembak dengan rifle, setelah pelurunya habis, mereka memberondong mobil itu dengan shotgun, kemudian pistol.

Bonnie&Clyde

Mobil yang dikendarai Bonnie & Clyde saat mereka diberondong peluru

Total peluru pada mayat mereka berdua adalah 43.

Pada April 1933, Bonnie dan Clyde sempat menyandera Darby, seorang pengurus mayat. Bonnie tertawa begitu mengetahui profesi Darby, dan mengatakan bahwa mungkin suatu hari nanti Darby akan mengurus mayatnya. Kenyataannya, Darby ikut membantu mengurus mayat Bonnie dan Clyde.

Bonnie dan Clyde berharap dikuburkan bersisian, namun keluarga Bonnie tak pernah mengijinkannya.

Rekan mereka Raymond H dan Joe P (keduanya napi yang kabur dari penjara Eastham) tertangkap dan dieksekusi di kursi listrik pada hari yang sama.

Henry Methvin dan ayahnya, yang bekerja sama dengan polisi dalam penyergapan terhadap Bonnie dan Clyde mengahadapi nasib serupa. Ayah Methvin ditabrak lari satu tahun sebelum Methvin yang terpengaruh obat ditabrak kereta api pada April 1948. Kematian mereka berdua dipercayai sebagai pembalasan dendam atas kematian Bonnie dan Clyde.

bonnie clyde methvin

Henry Methvin sang pengkhianat

Sumber: wikipedia

Senang cerita mafia? Cek :

Kisah pembantaian St. Valentine Day

Lihat kisah:

Legenda Lagu Nina Bobo

Post Mortem Fotografi, kumpulan foto jenasah

Lihat cerita lainnya di MENU

Lihat Galeri

Senang fashion vintage? Cek Valoli Lolita Fashion Shop

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s