Lolita Read: Nakamura Asumiko

fiksi, kisah tragis, manga

Lolita Fashion Style

Seorang gadis memilih hidup dalam bentuk sebuah boneka, buronan yang menemukan seorang gadis dalam sangkar, Pendeta muda yang berhasil menaklukan seorang vampir, hanyalah beberapa kisah pendek yang diciptakan mangaka Lolita tenar Nakamura Asumika.

Brand Lolita terkemuka di Jepang, Baby the Stars Shine Bright, bahkan bekerja sama dengan Nakamura dalam karyanya yang berjudul Nokemono to Hanayome (si Terbuang dan Pengantinnya). Dalam kisah itu para karakternya mengenakan beberapa desain baju keluaran brand Baby the Stars Shine Bright. Selain renda dan pita, ada hal lain yang membuat Asumika Nakamura menjadi sebuah nama yang populer di kalangan penggemar fashion Lolita.

Pemeran utama dalam Nekomono to Hanayome dengan balutan gaun Baby the Stars Shine Bright

Pemeran utama dalam Nekomono to Hanayome dengan balutan gaun Baby the Stars Shine Bright

Pemeran utama dalam Nekomono to Hanayome dengan balutan gaun Baby the Stars Shine Bright

Pemeran utama dalam Nekomono to Hanayome dengan balutan gaun Baby the Stars Shine Bright

Sekalipun terkenal di dunia manga sebagai seorang penulis manga ber-genre boy-love, Asumiko Nakamura menjadi populer karena gaya ilustrasinya yang kental dengan fashion Lolita. Ilustrasinya jugau unik, terutama dalam penggambaran tokoh wanita dan lelaki yang penuh kontras mendebarkan.

Ilustrasi dari cerita pendek Long Along Alonging karya Nakamura

Ilustrasi dari cerita pendek Long Along Alonging karya Nakamura

Cerita yang Bitter-Sweet

Tak hanya bermodal ilustrasi, Asumika Nakamura memiliki gaya cerita yang unik. Beberapa karya pendek ciptaannya dapat menunjukkan hal itu dengan jelas. Selalu ada twist yang mengejutkan namun menghibur dalam karya-karyanya. Personifikasi benda mati dieksekusi dengan manis dalam I am A Piano, dengan desain gaun yang amat khas, juga dengan ceritanya yang puitis dalam menggambarkan tiap-tiap adegan. Bukan hanya untuk benda mati, Nakamura juga mengeksekusi personifikasi dalam karyanya yang berjudul Till Dawn yang dipublikasikan di Gothic Lolita Bible.

Ilustrasi I Am a Piano

Ilustrasi I Am a Piano

Ilustrasi Till Dawn yang sarat makna

Ilustrasi Till Dawn yang sarat makna

Di tiap-tiap cerita terdapat kenyataan yang tak terbantahkan dan beberapa potong fakta yang manis di sana sini, seperti dalam kisah The Pearl Blue Story dan the Bedroom Girl, the Sculpture Room Girl yang menunjukkan akhir yang ideal walau pada kenyataannya memberikan akhir yang realistis. Gayanya yang khas bitter-sweet membuat pembaca mampu menerima akhir cerita bagi karakter-karakternya yang indah; memainkan emosi pembaca dengan anggun.

Ilustrasi cerita gadis di ruang tidur gadis di ruang pahat yang tragis

Ilustrasi cerita gadis di ruang tidur gadis di ruang pahat yang tragis

Karya-karya pendek lainnya yang terkumpul dalam La Theatre juga memiliki daya tarik unik masing-masing. Tentu saja, gaya ilustrasinya yang memikat seringkali menempatkannya di tempat tersendiri di hati para penggemar fashion Lolita.

Bagi para penggemar fashion Lolita, karya-karya Nakamura Asumiko wajib dinikmati. Karyanya bisa dilihat di sini.

Sumber: Manga Update, Rose Carnival, e-shuushuu.net

Baca juga: Rosalia Lombardi, gadis yang tidur abadi di kotak kaca

3 thoughts on “Lolita Read: Nakamura Asumiko

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s